Apakah UMKM dan Ekonomi Kreatif Menjadi Program Unggulan Paslon Mahyeldi - Audy?

Pemerhati & Penggiat Ekonomi Kreatif Sumatera Barat, Yulviadi
Pemerhati & Penggiat Ekonomi Kreatif Sumatera Barat, Yulviadi (Ist)

Yulviadi

Pemerhati & Penggiat Ekonomi Kreatif Sumatera Barat

baca juga: Elkan Baggott Tutup Kolom Komentar di Instagram, Netizen Indonesia Serang Akun Klub Ipswich Town FC

KLIKPOSITIF - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar nomor urut 4 Mahyeldi - Audy Joinaldi dalam debat publik pertama yang digelar KPU Sumbar memaparkan berbagai program. Salah satunya ikut menyinggung menciptakan 100 ribu enterpreneur ( women and man enterprenuer / wirausaha).

Enterpreneur tersebut nantinya akan bergerak di bidang ekonomi kreatif yang akan berkaitan dengan pengembangan pariwisata serta peningkatan nilai dari pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan.

baca juga: Unggah Potret Ariel Tatum di Ranjang, Komen Ayu Dewi Diserbu Netizen

Sebagai orang yang terjun langsung di bidang ekonomi kreatif, dan menyimak dari sesama pelaku usaha lainnya, bagaimana program paslon Mahyeldi - Audy Joinaldi ini, ternyata program ini akan lebih mudah terealisasi.

Bapak Mahyeldi menyampaikan, mengalokasikan 10 persen anggaran Pemerintah Provinsi untuk sektor pertanian. Kita tahu potensi pertanian Sumbar sangat besar, namun belum maksimal untuk digarap saat ini.

baca juga: Dapat Ancaman dari Netizen, Mas Ken Alias Atta Halilintar KW Mengaku Tak Bisa Tidur Semalaman

Selanjutnya, mewujudkan Sumatera Barat sebagai salah satu lumbung padi dan jagung dan mandiri beberapa komoditas ternak. Tentu ini akan sejalan dengan pemaparan di atas.

Memperbaiki tata kelola BUMD dan mendirikan BUMD profesional di bidang Pertanian. Jadi, semakin jelas, bahwa Mahyeldi - Audy Joinaldi akan fokus bidang pertanian dari hikir hingga hulu.

baca juga: Bikin Netizen Terharu, Badut Ini Jajakan Balon dengan Harga Seikhlasnya

Namun, kita tak membahas yang di atas lebih lanjut, yang menarik disini yaitu mencetak 100 ribu start up milenial enterpreneur dan women enterpreneur serta pelaku ekonomi kreatif.

Kita tahu, ada ribuan milenial Minangkabau yang sangat berbakat dalam usaha tersebut, namun kekurangan akses dan dukungan, serta kesempatan untuk pengembangan ini.

Dukungan pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan kepada mereka untuk unjuk gigi merupakan salah satu hal yang sentral. Jika tidak, kesempatan hanya milik anak muda yang bermodal banyak saja.

Dan yang berbakat lebih tidak bisa menyentuh apalagi berkembang dengan apa yang diharapkannya. Inilah yang menarik dari program Mahyeldi - Audy Joinaldi.

Program menciptakan 100 ribu enterpreneur tersebut, akan didukung akses keuangan perbankan dan non perbankan bagi UMKM dan pengusaha pemula (start up). Lagi-lagi ini semakin memperjelas yang saya sampaikan diatas.

Setelah itu, meningkatkan keahlian dan keterampilan bagi pelaku UMKM dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan bisnis dan perdagangan digital/elektronik.

Semua program ini, bagi saya ini lebih objektif dan jelas, dan bisa jadi Sumbar kedepannya menjadi kiblat Bisnis Star Up dan Ekonomi Kreatif di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Editor: Khadijah