Peningkatan Kemampuan Perawat Unit Hemodialisis RSUP Dr. M. Djamil Padang Sebagai Edukator untuk Meningkatkan Self - Management Pasien yang Menjalani Hemodialisis

Foto Bersama Setelah Kegiatan Pengabdian Masyarakat Peningkatan Kemampuan Perawat Unit Hemodialisis RSUP. Dr. M.Djamil Padang Sebagai Edukator Untuk Meningkatkan Self-Management Pasien yang Menjalani Hemodialisis
Foto Bersama Setelah Kegiatan Pengabdian Masyarakat Peningkatan Kemampuan Perawat Unit Hemodialisis RSUP. Dr. M.Djamil Padang Sebagai Edukator Untuk Meningkatkan Self-Management Pasien yang Menjalani Hemodialisis (Ist)

Oleh :Devia Putri Lenggogeni, M.Kep., Ns.Sp.Kep.MB


baca juga: Apakah Masuk Angin Termasuk Penyakit atau Kondisi Medis? Ini yang Perlu Anda Ketahui

(Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Andalas)

KLIKPOSITIF - Hemodialisis merupakan salah satu jenis terapi pengganti ginjal yang banyak digunakan oleh pasien dengan end stage renal disease(ESRD). Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien ESRD yang menjalani hemodialisis diperlukan upaya pengobatan yang komprehensif antara lain kepatuhan diet, pembatasan cairan, dan pengobatan. Perubahan gaya hidup ini secara signifikan dipengaruhi oleh keterlibatan pasien dalam rencana perawatan atau dengan meningkatkan self-managementmereka.

baca juga: Mengapa Varian Baru Virus Corona Dinamakan Omicron? Ini Penjelasannya

Perawat memainkan peran penting dalam mempromosikan self-managementdan membantu pasien untuk mengatasinya perubahan tersebut. Meningkatkan self-managementpasien hemodialisis membutuhkan pemberdayaan pasien melalui pendidikan. Dalam penanganan pasien yang menjalani hemodialiasis diperlukan peran perawat sebagai pendidik untuk memberikan edukasi kepada pasien tentang perawatan hemodialisis yang rutin. Selain itu perawat juga harus memberikan edukasi tentang tata cara pengobatan, asupan makanan yang harus dikonsumsi pasien untuk menjaga kesehatannya.Peran perawat sebagai pendidik sangat penting dilakukan dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan derajat kesehatan , menjaga dan atau menyembuhkan pasien secara umum.

Namun, berdasarkan hasil observasi edukasi yang dilakukan perawat ternyata belum mampu meningkatkan self-managementpasien. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini berupaya untuk meningkatkan kemampuan perawat dalam melakukan edukasi untuk meningkatkan self-managementpasien. Diharapkan dengan peningkatan kapasitas dan kemampuan perawat dapat meningkatkan self-managementpasien yang menjalani hemodialisis.

baca juga: Ini Ketentuan Biaya RT-PCR yang Hasilnya Selesai Lebih Cepat

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan upaya peningkatan kapasitas peran perawat melalui pelaksanaan edukasi terstruktur kepada pasien yang menjalani hemodialisisi. Kegiatan ini dilakukan di Unit Hemodialisa RSUP. Dr. M. Djamil Padang pada 3 November 2021. Kegiatan ini diiikuti oleh perawat unit hemodialisa. Kegiatan ini diawali dengan pemberian kuesioner kepada perawat yang bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan kemampuan perawat dalam memberikan edukasi kepada pasien yang menjalani hemodialisis, Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Ns. Esthika Ariany Maisa M.Kep terkait dengan edukasi dalam keperawatan dan dilanjutkan dengan pemberian materi terkait self-managementpasien yang menjalani hemodialisis oleh Devia Putri Lenggogeni, M.Kep., Ns. Sp.Kep.MB. Kegiatan diakhiri dengan mengevaluasi pengetahuan perawat setelah pemberian materi.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, dimana pembiayaan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diberikan melalui Hibah Pengabdian Masyarakat Skema IbDM Fakultas Keperawatan, Universitas Andalas. Melalui kegiatan ini diharapkan nantinya akan meningkatkan kemampuan dan kapasitas perawat melakukan perannya sebagai edukator mengingat self-managementmerupakan bagian pengelolaan pada pasien yang menjalani hemodialisis.

baca juga: Strategi Satgas COVID-19 Cegah Masuknya Varian Omicron ke Indonesia

Editor: Khadijah